<div style='background-color: none transparent;'></div>

My Rangking

Total Pageviews

About Me

My Photo
Guru Bahasa Inggris yang ingin selalu belajar, belajar dan Mengajar

Ulumuddin's Site

Pengunjung Blog

Siswa Berprestasi Dayah Ulumuddin Islamic Boarding School

Monday, February 13, 2012

Nama : Tarmulo Arius
Kelas : III-B
TTL : Takengon, 30 -10-1997
Alamat :Takengon
Cita – Cita : Pelukis
Hobi : Mengambar

Prestasi yang pernah diraih :
1. Juara I Karikatur
2. Juara I Mading Terbaik
3. Juara Harapan I Lomba Melukis se- Aceh


Nama : Muhammad Fachri
Kelas : III – B
TTL : Desa Aron, 26 -11-1996
Alamat : Keude Aron
Cita – Cita : Dai Kondang
Hobby : Membaca, Badminton
Prestasi yang pernah diraih:
a. Juara II Lomba Pidato Bahasa Indonesia LP3B
b. Juara ii lomba berpidato se- Kecamatan Nibong
c. Juara ii lomba Cerdas Tingkat Kecamatan
Continue Reading | comments

Siswa Berprestasi Dayah Ulumuddin Islamic Boarding School

Sunday, February 12, 2012

Nama Lengkap : Muhammad Ade Riza
Nama Panggilan : Ade
TTL : Krueng Geukueh, 12 Mei 1994
Nama Orang          : Razali AB Pekerjaan : Karyawan Swasta
Chairiah Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Alamat : Jln. Taruna No.16, Tambon Tunong, Krueng Geukueh, Aceh Utara

Riwayat Pendidikan :
- TK Iskandar Muda (1999 - 2000)
- SD Swasta Iskanda Muda 2000- 2006
- MTs Swasta Ulumuddin 2006 - 2009
- MA Swasta Ulumuddin 2009 - sekarang

Siswa ulumuddin yang satu ini punya hobi main rubik, nonton Bola, travelling, dan browsing, Ade Juga suka dengan buku – buku yang menjelaskan tentang rubik dan menjadi koleksi. Di antara buku yang sudah dibaca di antaranya “How to be a Sub- 15 Cuber karya Jihan Khalilurrahman, Kitab Sakti Master Rubik karya (Abel Brata), Tips dan Trick Jago main Rubik (Wicaksono Adi), Jago main rubik dengan mata tertutup (Priza Razunip), dan Masih banyak Koleksi buku – buku yang lain yang berkaitan dengan Rubik.

Remaja Tanah Rencong yang bercita – cita menjadi Dokter ini sudah lama menunjukkan ketertarikannya pada permainan yang mengasah Otak seperti rubik, parampa, dan puzzle- puzzle lain.

Di Ulumuddin ia selalu mendapatkan 10 besar. Santri yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Organisasi Pelajar Dayah Terpadu (OPDTU) ini juga sudah lama menggeluti Organisasi Extra – kurikuler PRAMUKA. Sudah banyak prestasi dalam PRAMUKA yang telah di Ukirnya.
Berikut Prestasi Ade yang berhasil di raih:
1.Juara I Cerdas Cermat Lomba Perkemahan Pramuka Pesantren se – Sumatra di laksanakan di Cot Girek, Aceh Utara di Tahun 2010.

2.Juara III Cerdas Cermat Lomba Perkemahan Pramuka Pesantren se- Indonesia di Pesantren Raudhatul Hasanah Medan

3.Juara I lomba Rubik pada perlombaan Perkemahan Pramuka Pesantren se- Indonesia yang dilangsungkan di Pesantren Raudhatul Hasanah, Medan.

4.Juara Tekhnologi Tepat Guna pada Lomba Perkemahan Pramuka Pesantren se- Indonesia di Pesantren Ar – Raudhatul Hasanah, Medan.

Untuk sobat – sobat yang pengen lebih dekat dengan Muhammad Ade Riza bisa Add Friend di :
aderiza@hotmail.com
via Facebook : Muhammad Ade Riza
atau
via Twitter @adhedayan
Continue Reading | comments

Siswa Berprestasi Dayah Ulumuddin Islamic Boarding School

Nama : Muhammad Zikri
TTL : Desa Meucat, 24 April 1994
Alamat : Simpang Mulieng
Nama Ayah : H. Biauddin Wahab
Nama Ibu : Hj. Nur Azizah
Jumlah Saudara : 4
Anak Ke : 2
Cita – cita : Dosen

Organisasai yang pernah diikuti :
a. Penggerak Bidang Bahasa di OPDTU 2011/2012
b. Anggota BRANTAS Aceh

Prestasi yang pernah di raih:
a. Juara I Bola Volly Se- Lhokseumawe
b. Juara ii Composition Contest yang dilangsungkan di Ulumuddin

Buat kawan yang pengen silahturahmi dengan Muhammad Zikri bisa langsung ADD di:
Facebook : zicry simulcera
Continue Reading | comments

Siswa Berprestasi Dayah Ulumuddin Islamic Boarding School

Nama : Zoelyanis
Nama panggilan : zoeya
TTL : Meurah Mulia, 08 Juni 1994
Alamat : keude Karieng (Meurah Mulia)
Pekerjaan :
Nama Ortu : Ir. Jailani (Alm)
Husniati (PNS)
Riwayat Pendidikan :
- SDN Meurah Mulia (2000-2006)
- Mts ULUMUDDIN (2006 – 2009)
- MAS ULUMUDDIN (2009 – Sekarang)
Prestasi Kelas :
- Juara Kelas Mts
Kelas I : II dan III
KELAS : III dan III
Kelas : I dan III

- Juara Kelas MAS
Kelas I : II dan IX
Kelas II : IV
Kelas III : VI

Prestasi :
- Juara II Cerdas Cermat Tingkat SD
- Juara III Lomba Pidato Bahasa Inggris (English Speech Contest)
- Juara I Inbox Music LP-3 Se- Indonesia, Medan

Buku :
tetralogi Andrea Hinata
Lascar Pelangi
Sang pemimpi
Edensor
Maryamah Karpov
Cita – Cita : Pengusaha
Hobi : Pengusaha
Music : Peterpan Jonas Brother
Armada justin Bieber
Westlife Jason Mraz
Akon Craig David
Olahraga : Football

Zoelyanis dilahirkan di Keude Karieng Kecamatan Murah Mulia, Kabupaten Aceh Utara tepatnya pada tanggal 8 juni 1994. Anak pertama dari pasangan Ir. Jailani Hasan dan Husniati, S.Pd.I. Ia memulai pendidikannya di SDN Meurah Mulia, Kemudian Melanjutkan pendidikannya ke pondok pesantren terpadu Mts Ulumuddin dan MAS Ulumuddin. Kini Ia menjadi Santri di Pondok Pesantren tersebut.
Remaja asal Meurah Mulia ini lebih dikenal dengan nama panggilan “Zoeya” dan bercita- cita ingin menjadi seorang pengusaha. Ia sangat mencintai ENGLISH dan sekarang masih aktif di sebuah organisasi di pesantrennya yang mengurus di bidang pengembangan Bahasa Asing atau lebih dikenal dengan LDC (Language Development Centre) dan ia juga dinobatkan sebagai salah satu siswa yang berprestasi dalam bidang bahasa yang dikenal dengan eXcelent Club
Dan saat ini dia bekecimpung dalam bidang kepramukaan (Boyscout) dan Telah mengikuti kompetisi dan event – event yang besar seperti LP-3 (Lomba Perkemahan Pramuka Pesantren) antar Provinsi se – Sumatra dan juga LP-3 Se- Indonesia yang dilangsungkan di Medan. Remaja yang hobi mendengar music dan menyanyi ini juga pernah mendapat penghargaan sebagai penyanyi terbaik di acara INBOX Music LP-3 SE – Indonesia.
Zoelyanis juga bisa menguasai salah satu alat music Drum. Dan ia juga menekuni salah satu olah raga beladiri Taekwondo.
Untuk Sobat – sobat yang pengen kenal lebih dekat dengan “Zoeya” bisa langsung add Friend di
Facebook : Joeya Madrinista
Twitter : @benzoeya
Continue Reading | comments

Siswa Berprestasi Dayah Ulumuddin Islamic Boarding School

Nama : Rizky Aulia
TTL : Lhokseumawe, 17 Mei 1994
Alamat : jln . Nuri No: 1B, Kompleks Panggoi Indah Kecamatan Muara Dua.
Nama Ayah : ir. H. Ismail AR
Nama Ibu : Hj. Nurjannah
Jumlah Saudara : 4
Anak Ke : 2
Cita – Cita : Businessman

Prestasi yang pernah diraih :
1. Juara III Pidato Bahasa Arab se-dayah Ulumuddin Islamic Boarding School

2. Juara II Tulis Pidato

3. Juara Harapan I Tahfidh (1 Juz Putra ) Al-quran tingkat Kabupaten Bireun

4. Juara I Tahfidh Al- Quran di MTQ Tingkat Kecamatan doi tahun 2008

Untuk sobat – Sobat Yang pengen tau lebih jauh tentang Rizky Aulia, bisa add friend:
Via Email : rizkyaulia95@gmail.com
Atau
Via Facebook : Rizky Olia
Continue Reading | comments

Siswa Berprestasi Dayah Ulumuddin Islamic Boarding School

Nama : Renno Kamal Putra
TTL : Batam, 30 Januari 1994
Alamat : Batam
Nama ayah : Mustafa Kamal
Nama Ibu : Upik Irwati
Jumlah saudara : 5
Anak ke : 1
Golongan darah : O
Cita – Cita : Pilot

Di Ulumuddin Renno aktif di Bidang Organisasi Pelajar Dayah Ulumuddin (OPDTU) Islamic Boarding School sebagai Ketua Kebersihan. Di sekolah Renno selalu meraih Juara Kelas (4,5, dan Ranking 6). Ia selalu menjadi peringkat kelas walaupun sibuk dengan kegiatan Extra kurikulernya

Renno juga mengikuti beberapa seminar dan aktif sebagai Pembina Lp-3 Se- Sumatra Tahun 2009, Pembina Tunas Remaja dan menjabat sebagai KETUA Koordinator Pramuka Ulumuddin di Dua periode, Tahun 2009 dan 2010 dan Periode 2010 – 2011. Ia juga mengikuti Math Fair (Olimpiade Matematika Se- Aceh). Santri Ulumuddin yang berasal dari Bata mini juga terlibat dalam berbagai kegiatan – kegiatan extrakurikuler.

Prestasi – Prestasi yang pernah di raih Oleh Renno Kamal Putra
1. Juara II Bidang Keagamaan LP-3 Sesumatra tahun 2010 di Cot Girek
2. Juara I Bidang Keilmuan LP-3 Se- Sumatra Tahun 2010 di Cot Girek.
3. Juara I Best Camp Tunas Remaja tahun 2011 di Rancong.
4. Juara I Shalat Jenazah Tunas Remaja Tahun 2011 di Rancong.
5. Juara I Bidang Ke-Ilmuan LP-3 Se-Indonesia Tahun 2011
6. Juara I Bidang Ke-Agamaan LP-3 1 Se – Indonesia tahun 2011
7. Juara II Bidang Kesenian LP-3 Se-Sumatra di Cot Girek

Untuk yang ingin berteman dengan Social Networkingnya Renno, Bisa Add di:
Email : renno_3489@yahoo.com
Atau
Via FB : Renno Kamal Putra
Continue Reading | comments

Siswa Berprestasi Dayah Ulumuddin Islamic Boarding School

Nama Lengkap : Khairil Afdhal
Nama Panggilan : Khairil, Afdhal
TTL : Bungkaih, 25 Mei 1995
Nama Orang Tua : H. Hamdani, S.Pd
Badriah
Alamat : Jln. Medan – Banda Aceh, Bayu, Aceh Utara
Cita – cita : bussines man
Motto : where there is will, there is a way
Hobi :
o Surfing On Internet
o Menulis
o Fishing

Khairil juga Aktif di beberapa Organisasi Lho:
a. Latihan Manajemen Dasar LMD Di tahun 2009
b. Organisasi PII
c. Mantan Sekretaris II PII Aceh Utara
d. Brantas Aceh
e. Pramuka Ulumuddin
f. LBT (Leadership Basic Training) di Tahun 2008

Putra dari Pak Hamdani dan Badriah yang pengen menjadi seorang businessman sukses sudah menorehkan beberapa prestasi baik di dalam maupun luar daerah, pasti pengen tau khan? Ayo Cekidot :
1. Juara II Kesenian LP-3 SE SUMATRA
2. Juara 1 ke agamaan LP-3 SE- SUMATRA
3. Juara Favorit LP- 3 SE-SUMATRA yang dilaksanakan di Rancong

Untuk sobat – sobat yang pengen lebih dekat dengan Khairil Afdhal bisa Add Friend di :
Email : chairil.valence@gmail.com
Atau Klik disini untuk add friend di:
FACEBOOK
Continue Reading | comments

Siswa Berprestasi Dayah Ulumuddin Islamic Boarding School

Nama Lengkap : Fahreza Alfandi
Nama Panggilan : Reja, Eja
TTL : Bungkaih, 25 Mei 1995
Nama Orang Tua : Mahyiddin Pekerjaan : Karyawan Swasta
Radhiah Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Alamat : Jln. Medan – Banda Aceh, Bungkaih, Aceh Utara
Riwayat Pendidikan : - TK Bungong Trueng 1999 - 2000
- SDN 4 Muara Batu 2000- 2006
- MTs Swasta Ulumuddin 2006 - 2009
- MA Swasta Ulumuddin 2009 – sekarang
Hobi :
o Surfing On Internet
o Menulis
o Dance
o Taekwondo
o Football

Music : Avenged Sevenfold
Bondan Prakoso
Super Junior

Santri Ulumuddin yang berasal dari Tanah Rencong memiliki nama lengkap FAHREZA ALFANDI yang saat ini sedang menimba ilmu di Pondok Pesantren Ulumuddin (Islamic Boarding School) Cunda, Lhokseumawe Aceh.
Anak ke empat dari 4 bersaudara dari pasangan Mahyiddin dan Radhiah lahir di Bungkaih pada tanggal 25 Mei 1995. Reza yang senang dengan hal yang berbau seni. Kegemarannya dalam bidang seni khususnya seni Kaligrafi dimulai sejak masih duduk di bangku SD, termotivasi oleh kakak kandungnya yang seorang kaligrafer. Kegemarannya berlanjut hingga menduduki bangku MTs di Ulumuddin. Dia belajar dengan seorang ustad Senior yang mahir dalam bidang kesenian, sampai akhirnya dia duduk di bangku MAS ULUMUDDIN.
Alhamdulillah dengan ketekunannya dalam hal ini, salah satu prestasi yang ia raih pada seleksi PORSENI bulan 10 2008 berhasil mendapatkan Juara I dan lolos untuk mengikuti lomba PORSENI se – Provinsi Aceh pada tanggal 9 Januari 2009 di Langsa.
Nah buat sobat yang pengen tau Prestasi apa saja sich yang sudah di raih Eja?, Cekidot ajha:
1. Juara I PORSENI Tingkat Kecamatan (2008)
2. Juara PORSENI Tingkat Kota Lhokseumaw (2010)
3. Juara III MTQ Tingkat Kecamatan Lhokseumawe (2010)
4. Juara II Bidang Kesenian Lomba Perkemahan Pramuka Pesantren di Cot Girek (2010)
5. Juara II Kaligrafi Antar Santri Ulumuddin (2010)

Fahreza yang akrab dipanggil Reza juga aktif da;am kegiatan Extra kurikuler sekolah . salah satunya yaitu bidang KEPRAMUKAAN dan Taekwond. Selama menimba ilmu di Ulumuddin Islamic Boarding School juga pernah menjadi anggota “EXCELENT CLUB” Salah satu klub bahasa di pesantren pada tahun 2008. Eja juga aktif di sanggar ASSYAKKAL. Dalam Kepengurusan OPDTU 2011-2012 Di Ulumuddin menjabat sebagai KETUA KESENIAN.
Untuk sobat – sobat yang pengen lebih dekat dengan Fahreza Alfandi bisa Add Friend di :
Eza.yahazu@yahoo.com
Atau
Fahreza3393@gmail.com
Continue Reading | comments

santri Berprestasi Madrasah Aliyah

Saturday, February 11, 2012

Nama : Afied Alfayed
Ttl : Lhokseumawe, 25 Mei 1994
Alamat : Paya Bakong, Aceh Utara
Nama Orang Tua :
- Hanafiah
- Salmiati
Jumlah Saudara : 4
Anak ke : 1
Afied yang pernah beberapa perlombaan besar di Olimpiade Matematika se-Aceh Tahun 2011, MTQ Kota Lhokseumawe Tahun 2010, LBT PII Aceh Utara Tahun 2010, dan pernah mengikuti Seminar “Dream To Study Abroad” Tahun 2012 yang dilaksanakan oleh “Plus Institute”. Ia juga aktif sebagai Penggerak Bahasa Dayah Ulumuddin Tahun 2011 – 2012.

Prestasi yang pernah diraih, di antaranya:
a. Juara I MTQ Tingkat Kecamatan Tahun 2006
b. Juara III Cerdas Cermat Se- Dayah Ulumuddin tahun 2007
Untuk berteman dengan Afied bisa langsung add di:
Email : afid.a3363@gmail.com
Atau
Via Facebook : Afizd Fdb
Continue Reading | comments

JENJANG PENDIDIKAN DAYAH ULUMUDDIN

Tuesday, February 7, 2012

I. JENJANG PENDIDIKAN DAYAH ULUMUDDIN

Jenjang pendidikan yang ada pada dayah ulumddin sampai dengan saat ini adalah:
1.       MTs Swasta Ulumumuddin
2.       MA Swasta Ulumuddin
3.       SMK Swasta Ulumuddin

Setiap jenjang pendidikan dapat diselesaikan dalam waktu 3 tahun. . Untuk menyelesaikan pendidikan di Dayah Ulumuddin perlu waktu 6 tahun dengan menyelesaikan 2 Jenjang pendidikan yaitu Jenjang  Madrasah Tsanawiyah , Aliyah / SMK.

J.  STATUS AKADEMIK

a.       Status akademik terhadap murid ditetapkan berdasarkan nilai prestasi yang diperoleh pada setiap akhir semester.
b.       Status akademik ditetapkan dalam tiga katagori:
1.       Status penuh.
2.       Status percobaan.
3.       Status gugur/ tinggal kelas.

K.  SISTEM PENILAIAIN.           
 Sistem penilaian santri Ulumuddin berpedoman kepada Permendiknas RI.Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan yaitu :
Ø Penilaian santri adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menetukan pencapaian hasil belajar santri

Ø Penilaian santri dilaksanakan berdasarkan standar penilaian pendidikan yang berlaku secara nasional

Ø Penilaian yang dilaksanakan berupa ulangan dan atau ujian.

a)       Prinsip Penilaian Dayah Ulumuddin:
Ø Sahih
Ø Objektif
Ø Terpadu
Ø Terbuka
Ø Menyeluruh dan berkesinambungan
Ø Sistematis
Ø Beracuan Kriteria
Ø  Akuntabel

b)         Ulangan dan Ujian
Ulangan adalah proses yang dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi santri secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran untuk memantau kemajuan,melakukan perbaikan pembelajaran, dan menentukan keberhasilan belajar santri.

§   Ulangan  yang diterapkan Dayah Umuddin terdiri dari
ü  Ulangan harian
ü  Ulangan tengah semester
ü  Ulangan akhir semester
ü  Dan ulangan kenaikan kelas
§   Ujian yang dilaksanakan pada  dayah Ulumuddin meliputi :
ü  Ujian Nasional
ü    Ujian Madrasah
Continue Reading | comments

Siswa Berprestasi Dayah Ulumuddin Islamic Boarding School

Nama   : M. Rijal Muslim
TTL     : Keulilee , 10 – Maret – 1997
Alamat : Nibong
Hobi     : Menyanyi , Main Bola
Emai     : kijalkuriha@yahoo.com
FB        : Ijal Kazama D’Silva

Nama Orang Tua : Muslim Ishak
                           : Nurjannah Jalil

Perstasi Yang Pernah diraih :
1. Juara II lomba pramuka seDayah Ulumuddin
2. Juara I lomba komedi se-Ulumuddin
3. Juara I Drama se-Ulumuddin
4. Juara I tarik tambang antar SDN 1
5. Juara III baca puisi SDN 1 Kec. Nibong
6. Juara II Menggambar (SDN1)

sumber: Taufar Teuku Bantalidan
Continue Reading | comments

Siswa Berprestasi Dayah Ulumuddin Islamic Boarding School

Nama : Muhammad Arief
Kelas : III-C
TTL : Lhokseumawe , 1 Mei 1997
Hobi : Matematika , Main Bola & Berenang
Cita2 : Arsitek
Nama FB : Ariefal Humam
Email FB : Ariefalhumamarief@yahoo.com

Nama Orang Tua : Munir Usman
Ainul Mardiayah

Prestasi Kelas : 2-3-….-7-3

Prestasi Lainnya Yang Pernah diraih :
1.Juara I cerdas cermat se-Ulumuddin tahun 2010
2.Juara I cerdas cermat se-Ulumuddin tahun 2012


Nama : Ahyar Umam
Kelas : III – C
TTL : Krueng Geukuh, 30 April 1997
Alama : Krueng Geukuh
Hobby : Football, Surfing On the internet
Email : akhyar_sweet@yahoo.com

Nama Orang Tua : H.M Yunus Adami
Fitri Mutia

Prestasi Kelas : kelas I Semester I Juara V
Kelas I Semester II Juara VIII

Kelas II Semester I Juara IX
Kelas II Semester II Juara X

Kelas III Semester I....

Prestasi Lainnya yang pernah diraih:
1. Juara III Baca Ayat pendek se-Kecamatan Muara Dua
2. Juara Umum Lomba Kaligrafi se Dayah Ulumuddin
3. Lomba Memasak Juara I

Buat sobat – sobat yang pengen kenal lebih dekat dengan Ahyar Umam bisa Add Friend :
Via email : akhyar_sweet@yahoo.com

Atau

Via Facebook : Akhyar D’el major.
Continue Reading | comments

Siswa Berprestasi Dayah Ulumuddin Islamic Boarding School

Nama     : Jefri Fahreza
Kelas      : III – C
TTL        : Moncrang, 28 July 1997
Alamat    : Simpang Mulieng
Hobbi     : reading, swimming, fishing
Cita- cita : Dokter dan Mebanggakan Orang Tua

Buat Temen – temen yang pengen kenal lebih dekat about “Jefrey” bisa add di :
Email : jeffrenelreza@yahoo.co.id
Atau
Via Facebook : Jeffrey el- Vinchi d’veranibster
Prestasi Kelas : Kelas I (Rangking 4 Dan 2)
Kelas II (Rangking 3 dan 3)
Kelas III (Rangking 2)

Prestasi yang pernah di raih :
2008 Juara I Lomba berpidato Bahasa Indonesia Kecamatan Syamtalira Aron
2009 Juara I Lomba berpidato Bahasa Indonesia Kecamatan Syamtalira Aron
Juara I Khattil Quran Kecamatan Syamtalira Aron
2010 Juara I LP3B Lomba berpidato Bahasa Indonesia Se- Ulumuddin Islamic Boarding

Juara Umum LP3B Se- Ulumuddin Islamic Boarding School
Juara I Khattil Quran Se- Ulumuddin Islamic Boarding School
Juara II Berpidato se Aceh
Juara I Seleksi Ke Pospenas Se- Ulumuddin
Juara II Syahril Quran Se Kecamatan Syamtalira Aron
Juara II Syarhil Quran se – Ulumuddin Islamic Boarding School
Juara I English Drama se – ulumuddin Islamic Boarding School
Juara 2 Pidato Bahasa Indonesia se- Kota Lhokseumawe.

Jefri anak dari Pak Amir, S.Pd dan Ibu Afifah ini juga sudah pernah mengikuti Lomba – Lomba besar walaupun tidak mendapatkan Trofi diantaranya MTQ Tingkat Kabupaten Aceh Utara , Math Fair se- Aceh dan mengikuti MTQ tingkat kota Lhokseumawe.


Nama : Nanda Syahputra
TTL : Seunuddon, 24-04-1997
Alamat : Seunuddon
Hobby : Main Bola, Dengar Musik
Email : Nanda7dasilva@yahoo.com
Fb : Nanda MRC
Nama Orang Tua : Alamsyah
Kusmawati

Pekerjaan
Ayah : PNS
Ibu : Ibu Rumah Tangga

Prestasi Kelas : Kelas I Semaster I Juara VI
Kelas I Semester II Juara VII

Kelas II Semester I Juara VI
Kelas II Semester II Juara V

Kelas III Semester I

Prestasi Lainnya Yang Pernah diraih:
1.Juara I Lomba Mading se Dayah Ulumuddin
2.Juara III Lomba Klaigrafi se Dayah Ulumuddin



sumber : Mr.Taufar Teuku Bantalidan
Continue Reading | comments

Unsyiah Gelar Olympiade Matematika dan Komputer di Dayah Ulumuddin Cunda Lhokseumawe

Monday, February 6, 2012

Banda Aceh- Himpunan Mahasiswa Matematika Fakultas Matematikan dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Unsyiah akan mengadakan lomba olympiade tingkat SMA se Aceh. Dalam olympiade yang akan digelar pada 17 Juli 2011 merupakan serangkaian acara yang tergabung dalam Math Fair. “Math Fair ini adalah acara tahunan yang diadakan tiap tahun biasanya kita mengadakannya setiap bulan Juli, dan ini memang acara rutin untuk jurusan matematika” ujar Winny Ketua Panitia olympiade kepada The Globe Journal, Rabu (13/7).
Dia menjelaskan olympiade untuk memperkenalkan matematika kepada masyarakat luas, terutama kepada para pelajar , baik tingkat Sekolah Menengah Atas bahwa pelajaran matematika itu tidak sesulit yang mereka perkirakan.
Winny mengatakan bahwa olympiade matematika ini akan diadakan secara serentak di enam daerah yaitu Banda Aceh, Langsa, Lhokseumawe, Takengon, Tapaktuan serta Meulaboh. Mereka juga bekerjasama dengan STAI Gajah Putih, STAI Cot Kala,Dayah Ulumuddin di Lhokseumawe, SMA 1 Tapaktuan serta SMA 1 Meulaboh. Kerjasama yang dilakukan di daerah terkait dengan hal penyelenggaraan kegiatan tersebut. Winny juga menambahkan pada pelaksanaan nantinya, setiap daerah akan menyediakan pengawas untuk mengawasi jalannya olympiade. Sedangkan dari Himpunan matematika sendiri, mereka juga akan mengirim satu orang kesetiap daerah yang nantinya akan memantau jalannya kegiatan.
Dia menargetkan peserta 1.068 peserta, sama dengan peserta pada tahun 2010. Winny menjelaskan bahwa dia belum bisa memberikan data pasti mengenai peserta olympiade ini sendiri karena belum ada data pasti yang diberikan oleh perwakilah di tiap daerah.
“Jumlah peserta belum fix, tapi dari Langsa sudah ada 300 peserta," ujarnya
Winny mengharapkan dengan adanya olympiade yang diadakan setiap tahun ini dapat menumbuhkan minat serta kecintaan terhadap pelajaran matematika di kalangan siswa khususnya.
Continue Reading | comments

187 Santri Dayah Ulumuddin Lhokseumawe Diwisuda

LHOKSEUMAWE - Sebanyak 187 santri Dayah Terpadu Ulumuddin, Uteunkot, Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe, Kamis (27/5) diwisuda. Santri yang diwisuda pada angkatan ke-14 itu adalah santri Kelas VI (setingkat SMA-red) yang lulus 100 persen dalam mengikuti UN dua bulan lalu. Acara yang berlangsung di kompleks dayah itu turut dihadiri Wali Kota Lhokseumawe, Rektor Unimal, Direktur Politeknik Negeri Lhokseumawe, Ketua STAIN Malikussaleh, Ketua MPU dan Kadis Pendidikan Lhokseumawe, keluarga santri, dan sejumlah undangan lainnya.

Koordinator Dayah Ulumuddin H Iskandar Aziz MT dalam laporannya mengatakan dengan diwisudakannya 187 santri pada tahun ini dayah tersebut telah mampu melahirkan 1.122 alumni yang terdiri atas 501 pria dan 621 wanita. Mereka, lanjutnya, telah melanjutkan pendidikannya di berbagai perguruan tinggi di Aceh, Medan, Jakarta, bahkan ada yang ke luar negeri. Pimpinan Dayah Ulumuddin Tgk H Syamaun Risyad Lc melaporkan di dayah yang dipimpinnya itu saat ini banyak fasilitas pendidikan yang belum memadai. Seperti asrama belum memadai, laboratarium dan komputer masih kurang, bangunan masjid belum sempurna, dan jalan 1,2 kilomter ke dayah itu belum diaspal. Sementara Wali Kota yang diwakili Asisten I A Murad, mengatakan pemerintah akan tetap memperhatikan keberadaan dayah. Karena Dayah merupakan tempat mencetak kader ulama. Namun, menurutnya, akibat keterbatasan dana, sehingga pembangunan yang mendesak harus dibangun secara bertahap.(ib)
Continue Reading | comments

Ujian Nasional Sangat Penting

Friday, February 3, 2012

Pada hari pertamanya menjabat sebagai Menteri Pendidikan, Muhammad Nuh, membuat publik terhenyak atas pernyatannya tentang rencana kerjanya. Menurutnya, ujian nasional yang selama ini sebagai penentu kelulusan murid akan di sekolah menengah atas, akan diperluas fungsinya sebagai “modal utama” untuk memasuki “ring tinju” kompetisi perebutan kursi di perguruan tinggi.

“Kalau bisa dipermudah menjadi hanya sekali tes, mengapa harus dua kali?” begitu penyataannya.
Persoalannya, ujian nasional selama ini amat kontroversial karena filosofi dan pelaksanaannya yang cenderung reduksionistik dan mekanistik, terancam akan diperluas dan dipertegas eksistensinya
Padahal, sudah banyak praktisi pendidikan yang menyarankan agar pemerintah mencari solusi
pengganti ujian nasional sebagai pengukur prestasi belajar siswa. Apalagi, ujian nasional merupakan penafsiran yang salah kaprah atas Pasal 35 UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Pendidikan sejatinya tidak hanya memiliki tujuan untuk mencerdaskan siswasecara kognitif, namun lebih
pada memerdekakan dan memanusiakan siswa.

Namun, dewasa ini esensi pendidikan mengalami pergeseran menjadi hanya sekadar wahana untuk mendapatkan pekerjaan dan uang. Akibatnya, orientasi pendidikan saat ini bersifat sangat pragmatis, yang hanya menghargai hasil, bukan proses. Dalam sebuah ujian yang memakai sistem multiple choice, jika jawaban akhirnya salah, maka jawaban tersebut seluruhnya salah, dan tentu saja tidak mendapat nilai atau
bahkan nilai akan dikurangi.

Padahal, sebuah proses yang seharusnya dihargai dan mendapatkan penilaian. Jika tidak, kita sudah sama-sama tahu betapa banyak murid hanya terpacu mendapatkan nilai baik, walaupun curang. mereka ingin memenuhi hasratnya, hasrat gurunya, orang tuanya, dan lingkungannya agar mendapatkan
nilai baik, kemudian mendapatkan pekerjaan baik, dan menghasilkan uang banyak.
Ujian nasional secara filosofis telah mempertegas posisinya sebagai pembawa semangat pragmatis. Hasil belajar siswa selama tiga tahun hanya ditentukan lembaran-lembaran soal dan LJK yang harus diisi
pada saat ujian nasional yang hanya tiga hari.

Ujian nasional sendiri dikritik sangat reduksionistik. Bagaimana mungkin pemerintah menyamaratakan pandangannya mengenai prestasi belajar pada seluruh siswa, padahal karakteristik siswa sangat beragam, apalagi Indonesia adalah negara multikultur.
Minat, bakat, persepsi, kemampuan, dan kultur mereka berbeda. Adalah hal yang konyol, manakala kita memutuskan tidak meluluskan seorang siswa karena nilai Matematikanya di bawah standar. Padahal, ia
memiliki bakat sebagai seorang musisi hebat. Tampaknya, bangsa ini masih perlu belajar untuk menghargai kreativitas dan kemampuan individu. Sekecil dan seremeh apa pun itu.

Penyamarataan Tujuan
Secara logika, mampukah kita menyatukan kedua tes yang berbeda tujuan dan fungsinya menjadi satu tes dengan dua fungsi dan tujuan? Walaupun efisiensi menjadi alasannya, pertanyaan selanjutnya, apakah
penyatuan tersebut efektif ketika dilaksanakan?
Bila kita meninjau materi-materi yang disoalkan di masing-masing tes dengan menggunakan taksonomi Bloom, ujian nasional lebih mengarahkan soalnya pada tipe-tipe soal pengetahuan, pemahaman, dan sedikit aplikasi. Sedangkan SNM-PTN memberikan porsi kecil pada pengetahuan dan pemahaman, sedang ia memperbesar porsi soal bertipe aplikasi, bahkan menyertakan soal-soal bertipe analisis dan sintesis.
Soal-soal yang disertakan dalam SNM-PTN bahkan acapkali merupakan materi-materi yang tidak diajarkan di bangku sekolah menengah. Lalu apa yang bisa kita harapkan dan banggakan dari ujian nasional selain
penghamburan anggaran? Permasalahan utama ujian nasional adalah mentalitas.
Siswa, guru, dan birokrat dengan mentalitas pragmatis yang tertekan akibat tuntutan sosial akan hasil ujian nasional yang “baik” melakukan segala cara agar memenuhi tuntutan tersebut. Inilah yang seharusnya
dipikirkan oleh Mendiknas. Mengubah mentalitas seharusnya dimulai dengan mengubah sistem, bukan malah mempertahankannya.

Guru seharusnya dirangkul dan dilibatkan dalam menentukan keberhasilan belajar siswa. Bukan dengan menggunakan ujian nasional sebagai senjata pamungkas. Guru harus sadar, ia juga bertanggung jawab membentuk moral siswanya menjadi generasi berkualitas.
Penilaian juga seharusnya multiaspek, bukan hanya hasil proses kognitif semata. Wewenang penilaian dikembalikan lagi kepada pihak sekolah dengan pertimbangan bahwa sekolah dan gurulah yang paling
mengetahui kemampuan dan karakter peserta didik.

Itu supaya rasa rendah diri siswa, persaingan tidak sehat antarsekolah, serta beban psikologis yang dialami siswa dan guru yang dapat menjerumuskan mereka dalam kecurangan, sedapat mungkin dihindari.
Penilaian dari satu aspek saja (kognitif) sungguh merugikan siswa. Sangat tidak adil apabila kelulusan siswa hanya diukur dari tingkat kecerdasan an sich. Perlu adanya sistem penilaian yang dapat mencakup multiaspek; psikomotorik yang diwujudkan dengan tindakan yang praxis, afektif, minat, danbakat, serta keaktifan saat proses pembelajaran.

Pemerintah seharusnya menyadari hal ini dan mulai mengembangkan kualitas generasi mudanya dengan
sistem yang membentuk mentalitas mereka menjadi mentalitas juara. Bukan malah membuat sistem yang akhirnya mengkondisikan mereka untuk memiliki mentalitas pragmatis semacam ini.
Rizqy Amelia (Psikologi UNAIR)

Continue Reading | comments

Hasil UN 2009 MA Dan SMK Swasta Ulumuddin Islamic Boarding School Lhokseumawe

BANDA ACEH - Di seluruh Aceh, SMA Negeri Modal Bangsa, Aceh Besar, menduduki ranking pertama dalam perolehan hasil Ujian Nasional (UN) tahun ini dengan nilai rata-rata 55,56. Peringkat kedua dan ketiga masing-masing diraih SMA Fatih Bilingual School dengan nilai 55,48 dan SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh dengan nilai 54,30.

Sementara itu, suasana pengumuman hasil UN yang dilaksanakan serentak Senin (15/6) pukul 14.00 WIB kemarin disikapi para siswa dengan berbagai cara. Ada yang mencoret-coret baju seragam sekolah dengan spidol permanen bahkan dengan cat pylox, lalu konvoi naik sepeda motor keliling kota. Di samping itu, banyak juga siswa dan siswi yang melakukan sujud bahkan shalat syukur seperti yang dilakukan lulusan SMA Negeri 11 Banda Aceh.

Di SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh yang siswanya sudah mengetahui lulus 100 persen pada acara wisuda yang dilaksanakan Ahad (14/6), sehari sebelumnya, suasana pengumuman hasil UN kemarin agak adem-ayem. Ketua Panitia Ujian Nasional (UN) Provinsi Aceh, Drs Rusdi Aries MM yang dihubungi Serambi kemarin mengatakan selain ketiga sekolah unggul tersebut, untuk jurusan IPA masih ada tujuh sekolah lainnya yang nilainya sangat membanggakan. Yakni, SMAS Yapena Lhokseumawe (54,27), SMA Unggul Sigli (53,73), SMAN 4 Wira Bangsa (53,72), SMAN 1 Banda Aceh (53,71), SMAN 1 Lhokseumawe (52,79), SMAN 3 Banda Aceh (52,25), dan SMAS Patra Nusa (51,74).

Sedangkan untuk sepuluh besar MA IPA ranking pertama hingga sepuluh masing-masing ditempati MAS Ruhul Islam Anak Bangsa (52,49), MAS Ulumuddin (51,92), MAN Model Banda Aceh (51,62), MAS Darul Ulum (50,60), MAS Samudra (49,71), MAS Jeumala Amal Luengputu (49,71), MAN Lhokseumawe (49,27), MAS Ihya Ussunnah (49,14), MAN Bandar Dua (49,07), dan MAN Trienggadeng (49,04).

Untuk SMA IPS peringkat satu hingga sepuluh berturut-turut ditempati SMAS Yapena Arun (48,71), SMAS Iskandarmuda (48,56), SMAS Muslimat, SMAN 1 Muara Batu, SMAN 1 Rundeng, SMAN 1 Samalanga, SMA Persiapan Nisam Antara, SMAN 1 Banda Aceh, SMAN Unggul Subulussalam, dan SMAN 7 Banda Aceh.

Sedangkan untuk MA-IPS, MAN Model Banda Aceh (48,06), MAS Almansuriyah (47,46), MAN Beureughang (47,20), MA Jeunieb (47,05), MAS Kutamakmur (47,00), MAN Beureunuen (46,67), MAN Lhokseumawe (46,66), MAN Bireuen (46,59), MAS Ulumul Quran (46,55), dan MAN Samalanga (46,53).

Untuk kelompok Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) peringkat sepuluh besar ditempati SMK Ulumuddin (32,07), SPK Kesdam IM Lhokseumawe (31,52), SMKS Karya Beringin (31,01), SPK Muhammadiyah (30,25), SMKS Darunnajah (29,26), SMKS Ulang Kisat (28,94), SMKS Samatiga (28,88), SPK Kesdam IM Banda Aceh (28,43), SMK Miftahussalam Manggeng (28,32), dan SMK Raudhatussalihin (28,13).

Penanganan khusus
Menjawab Serambi tentang masih lebarnya kesenjangan tingkat kelulusan antara satu daerah dengan daerah lainnya di Aceh, Rusdi Aries yang juga Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Aceh mengatakan pihaknya akan memberikan perhatian khusus kepada daerah-daerah yang rendah hasil UN-nya tersebut.

Berdasarkan hasil yang dicapai pada UN tahun ini, Aceh Jaya menempati peringkat pertama tingkat ketidaklulusan siswa SMA/MA, yakni 51 persen lebih. “Untuk daerah ini, kita akan carikan penyebabnya, sehingga pada tahun 2010 mendatang angka ketidaklulusan siswa di kabupaten ini bisa diperkecil,” katanya. Kecuali Aceh Jaya, kabupaten lain yang perlu perhatian khusus adalah Simeulue, Aceh Timur, Aceh Besar, Bener Meriah, dan Aceh Tengah.

Hanya 8 lulus
Sementara itu dari Bireuen dilaporkan, hanya delapan dari 40 siswa SMA Sukma Cot Keutapang Jeumpa yang lulus UN tahun ini. Dengan demikian, persentase kelulusan di SMA yang diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2006 ini merupakan yang terendah di Bireuen, yakni hanya 19 persen. “Angka kelulusan secara keseluruhan di Bireuen mencapai mencapai 98,81 persen. Meningkat 5,5 persen dibandingkan tahun lalu. Dan SMA Sukma adalah yang paling kecil jumlah kelulusan siswanya,” kata Kadis Pendidikan Bireuen, Yusri SSos, kepada Serambi, Senin (15/6).

Kadis merincikan, sebanyak sembilan SMA/MA yang lulus 100 persen di Bireuen adalah SMA 1 Samalanga 228 siswa, SMA Bireuen (491), SMA 2 Peusangan (457), SMA 2 Kutablang (71), disusul SMAS Muslimat Samalanga (93), MAN Samalanga (96), MAN Jeunieb (52), MAN Bireuen (118), dan MAN Bugak (92).

Selain SMA Sukma Bireuen, yang paling sedikit peserta UN-nya yang lulus adalah SMA Pandrah (161 ikut UN, lulus 140 orang atau 87,12 persen) kemudian MAS Peudada (peserta UN 40, yang lulus 34 orang). Kadis Pendidikan Bireuen mengatakan peningkatan jumlah lulusan tahun ini di kabupaten itu tidak terlepas dari peran semua pihak, mulai dari pendidik, siswa, maupun orang tua murid yang rajin memotivasi dan tekun memantau anaknya belajar.

Kepala SMA Sukma Bireuen, Tuti Alawiyah SPd, saat dikonfirmasi Serambi di sekolah itu kemarin mengaku mereka telah berusaha semampunya meningkatkan kualitas pengajaran. Termasuk mengawasi jalannya UN waktu itu secara ketat dan fair. Tahun ini merupakan tahun pertama bagi SMA baru itu ikut UN. “Kami di sekolah telah berusaha semampu mungkin. Termasuk mengawasi UN secara ketat agar siswa tidak mencontek pada temannya. Kalau lulus, ya lulus murni, bukan hasil rekayasa,” katanya.

Tentang sangat minimnya siswa yang lulus, menurutnya, itu adalah refleksi dari kejujuran dalam proses UN lalu. Selain itu, mereka yang ikut UN pada April lalu adalah angkatan pertama yang saat masuk tidak dites, karena merupakan anak yatim piatu korban tsunami dan konflik. Mereka datang dari berbagai kalangan dengan kemampuan yang berbeda-beda. “Setelah ditempa di sekolah, hasil akhirnya ya demikianlah adanya,” kata Tuti.

Dari jumlah siswa yang lulus delapan orang itu, urai Tuti, satu orang lulus di UGM, dua lagi memperoleh beasiswa Provinsi Aceh yang diseleksi beberapa waktu lalu, dan seorang lulus USMU di Unsyiah Banda Aceh. Dari empat yang masuk perguruan tinggi, hanya satu yang tidak lulus UN, yaitu yang memperoleh undangan ke Unsyiah. Serambi mencatat, SMA Sukma diresmikan Presiden SBY pada Juni 2006, dibangun atas prakarsa Media Group yang dipimpin Surya Paloh. Konsep awalnya, SMA tersebut menampung anak yatim korban tsunami dan korban konflik.

Sabang meningkat
Sementara itu, tingkat kelulusan siswa SMA dan sederajat di Sabang meningkat dari tahun sebelumnya. Para siswa di kota ini juga berkonvoi di jalanan untuk merayakan kelululusannya sore kemarin. Kepala Dinas Pendidikan Sabang, Drs Kamaruddin, melalui Sekretarisnya Weni Safitri mengemukakan tingkat kelulusan siswa SMAN 1 dari total 185 siswa, masing–masing jurusan IPA 98,31%, IPS (91,04%), sedangkan yang tak lulus lima siswa IPS dan satu siswa IPA. Di SMAN 2, dari 168 siswa, tingkat kelulusan jurusan IPA (100%), sedangkan IPS (97,98%). Di sekolah ini tercatat hanya dua siswa IPS yang tidak lulus. Sementara itu di MAN Sabang, persentase siswa yang lulus untuk jurusan IPA 83,83%, IPS 46,03%. Menurut Weni, jumlah siswa yang tidak lulus di SMAN 1 dan 2 turun dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Sedangkan pengumuman hasil UN di SMK Sabang, menurut Weni, ditunda karena ada nilai produktif (NP) siswa jurusan NPL yang tidak terisi. Padahal, siswa NPL tersebut sudah ikut ujian untuk mendapatkan nilai produktif tersebut. “Hanya siswa jurusan NPL yang tidak terisi nilai produktifnya, sedangkan jurusan lain seperti akuntansi dan kesekretariatan ada nilainya. Ini akan kita konfirmasi ulang,” tukas Weni.(sir/yus/fs)
Continue Reading | comments

Hasil UN 2010 MTs Swasta Ulumuddin tingkat SMP/MTs

Dari 81.465 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat di Provinsi Aceh yang mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2009/2010 akhir Maret lalu, hanya sebanyak 71.265 peserta atau sekitar 87,48 persen yang dinyatakan lulus.

Sementara sebanyak 10.200 siswa atau 12,52 persen lagi tidak lulus, dan masih diberikan kesempatan untuk mengikuti ujian ulangan pada 17-20 Mei mendatang.

Hasil UN 2010 tingkat SMP/MTs, Jumat (7/5) diumumkan secara serentak di sekolah masing-masing. Seperti biasa, perayaan kelulusan UN masih tetap diwarnai dengan aksi coret baju siswa, konvoi keliling kota dengan kendaraan roda dua. Sementara, bagi yang tidak lulus kesedihan terlihat jelas di wajah mereka.

Ketua panitia penyelenggara UN 2010 Provinsi Aceh, Drs Asy’ari M.Pd mengatakan, berdasarkan hasil UN 2010 tingkat SMP/MTs yang diterima pihaknya dari Kementerian Pendidikan Nasional, Aceh menempati peringkat 17 besar kelulusan secara nasional.

Tertinggi Aceh Tengah

Di Aceh, persentase kelulusan tertinggi adalah Kabupaten Aceh Tengah. Dimana dari 3.085 siswa SMP/MTs negeri maupun swasta yang ikut UN, hanya 39 orang (1,26 persen) yang tidak lulus atau harus mengikuti ujian ulangan.

Selanjutnya, Gayo Lues dari 1.510 siswa yang hanya 21 orang (1,39 persen) tidak lulus, Aceh Tenggara 110 siswa tidak lulus (2,76 persen) dari 3.981 peserta, Aceh Singkil dari 1.947 peserta, sebanyak 71 siswa tidak lulus (3,65 persen), Kota Subulussalam dari 1.248 peserta, 49 siswa tidak lulus (3,93 persen), Bener Meriah 91 siswa tidak lulus (4,37 persen) dari 2.084 peserta.

Sementara persentase kelulusan terendah adalah pelajar SMP/MTs di Kota Sabang yakni sebanyak 185 orang (38,87 persen) tidak lulus dari 476 yang ikut UN. Kemudian Aceh Tamiang 1.275 siswa (28,02 persen) tidak lulus dari 4.550 peserta, Aceh Besar 1.277 siswa (25,34 persen) tidak lulus dari 5.040 peserta, Kota Langsa 700 siswa tidak lulus (21,92 persen) dari 3.193 peserta dan Pidie Jaya 424 siswa tidak lulus (20,20 persen) dari 2.099 peserta

"Tapi, untuk nilai tertinggi UN SMP tahun ini diraih Kota Lhokseumawe mencapai 33,40 persen dan terendah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang hanya 25,83 persen," ujar Asy’ari yang juga Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Pra Sekolah, Dasar dan Lanjutan Dinas Pendidikan Aceh.

Sementara itu, untuk ranking 10 besar kelulusan SMP sederajat tahun ini di Aceh, yakni MTs Swasta Darul Ulum Banda Aceh dengan nilai rata-rata 36,45, menyusul SMP Islam YPUI Banda Aceh (35,92), SMP Negeri 19 Percontohan Banda Aceh (35,65), SMP Swasta YPPU Sigli (35,56), SMP Negeri 2 Kuala (35,47), SMP Negeri 1 Lhokseumawe (35,44), SMP Budi Dharma Banda Aceh (35,32), MTsN Model Banda Aceh (35,27), MTs Swasta Ulumuddin (35,19) dan SMP Negeri 4 Kuala (35,10).

Dari 81.465 pelajar yang ikut UN, yang mendapat nilai 10 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia hanya 5 orang, tapi untuk mata pelajaran Bahasa Inggris sebanyak 109 orang. Mata pelajaran matematika lebih banyak lagi yaitu 716 orang dan IPA sebanyak 118 orang. Kondisi ini terindikasi dalam masa belajar di sekolahnya, banyak pelajar SMP/MTS di Aceh kelihatannya kurang serius mengikuti mata pelajaran Bahasa Indonesia. (mhd)
Continue Reading | comments

Peringkat Hasil UN MA Dan SMK Swasta ULUMUDDIN Islamic Boarding School 2010 Lhokseumawe

Sebanyak 82,96 persen dari 67.485 peserta Ujian Nasional (UN) Tahun 2010 tingkat SMA, MA, dan SMK se Aceh dinyatakan lulus UN utama yang akan diumumkan Senin (26/4) hari ini. Sedangkan 11.499 siswa atau sebanyak 17,04 persen lainnya harus mengikuti UN ulangan yang dijadwalkan 10-14 Mei 2010 mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Bakhtiar Ishak kepada Serambi Ahad (25/4) kemarin mengatakan persentase tingkat kelulusan tahun ini memang menurun dibanding tahun lalu, namun pihaknya berharap hasil UN ini betul-betul bersih dari kecurangan dan banyak siswa yang akan lolos ke perguruan tinggi favorit.

Didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh, Zulkifli Saidi dan Ketua Panitia UN Provinsi Aceh, As’ari, Kadis Pendidikan Bakhtiar Ishak mengharapkan kepada siswa yang telah berhasil untuk tidak euforia dengan mencorat-coret baju dan parade kendaraan. “Sebab, setelah lulus UN SMA sederajat, tantangan yang lebih besar sudah menanti di depan mata, yaitu test masuk ke perguruan tinggi,” katanya.

Sementara itu Ketua Panitia UN, Dra As’Ari MPd mengatakan dari 23 kabupaten/kota, Kota Lhokseumawe menempati rangking pertama tingkat kelulusan siswanya dengan 96,45 persen. Peringkat kedua dan ketiga masing-masing ditempati Aceh Singkil 95,02 persen dan Aceh Tenggara 93,46 persen.

Sedangkan kabupaten/kota lainnya masing-masing Banda Aceh 83,52 persen, Sabang 89,46 persen, Langsa 72,12 persen, Subulussalam 89,54 persen, Aceh Besar 78,96 persen, Pidie 90,83 persen, Pidie Jaya 88,48 persen, Bireuen 82,18 persen, Aceh Tengah 92,47 persen, Bener Meriah 93,60 persen, Aceh Utara 92,66 persen, Aceh Tamiang 80,71 persen.
Selanjutnya Aceh Jaya 72,72 persen, Aceh Barat 81,12 persen, Nagan Raya 85,11 persen, Simeulue 85,16 persen, Aceh Selatan 74,23 persen, dan Aceh Tenggara 73,46 persen. Sedangkan tingkat kelulusan terendah ditempati Abdya dengan hanya 49,55 persen siswanya lulus, disusul Gayo Lues (64,99 persen), dan Aceh Timur 70,53 persen.
Jika dikolompokkan per jurusan, SMA/MA jurusan IPA menempati peringkat pertama dengan tingkat kelulusan 92,32 persen dari 34.397 peserta UN, sedang jurusan IPS 77,01 persen dari 23.026 peserta, SMK 65,36 persen dari 9.686 peserta, disusul MA jurusan agama 58 persen dari 136 peserta, dan SMA/MA jurusan Bahasa 36,67 persen dari 240 peserta.

Rangking pertama

SMA Modal Bangsa dan MAN Model Banda Aceh masing-masing menempati rangking pertama 10 besar kelompok IPA SMA/MA. Untuk jurusan IPS masing-masing ditempati SMAN 2 Bukit dan MAN Takengon, sedangkan untuk kelompok SMK ditempati SPK Muhammadiyah. Sepuluh besar SMA IPA masing-masing SMA Modal Bangsa, SMAN 10 fajar Harapan, SMA Fatih Billingual School, SMA Unggul Sigli, SMA Unggul Aceh Selatan, SMA Lab School, SMAN 3 Banda Aceh, SMAN 4 Banda Aceh, SMA Yapena, dan SMAN 1 Lhokseumawe.

Sepuluh besar MA IPA masing-masing MAN Model Banda Aceh, MAS Jeumala Amal Luengputu, MAN Unggul Tapaktuan, MAS Tgk Chik Umar Diyan, MAS Ruhul Islam Anak Bangsa, MAS Nurul Islam, MAS Nurul Ulum, MAN Ulim, MAN Lawe Sigala-gala, dan MAN Rukoh. Untuk kelompok MA bahasa meliputi MAN Jangka, MAN Model Banda Aceh, MAS Umar Diyan, MAS Almanar, MAN 2 Banda Aceh, MAN Kutabaro, MAN Darussalam, MAS Fauzul Kabir, MAN Subulussalam, dan MAN Sibreh.

Sedangkan untuk jurusan Agama masing-masing ditempati MAS Ulumul Quran, MAS Ruhul Islam Anak Bangsa, MAN Darussalam, MAN Meulaboh 1, dan MAN Suak Timah. Sedangkan kelompkak SMK tercatat masing-masing SPK Muhammadiyah, SMKN 2 Lhokseumawe, SMK Ulumuddin, SMKN 4 Lhokseumawe, SMKN 1 Lhokseumawe, SPK Kesdam IM Lhokseumawe, SMKN 1 Bireuen, SMKN 1 Meulaboh, SMKN 3 Lhokseumawe, dan SMK Karya Beringin.

Tidak lulus
Sementara itu, sebanyak 743 siswa dari 5.220 siswa peserta UN SMA/MA dan SMK di Kabupaten Bireuen tidak lulus dalam UN yang diselenggaran 22 Maret lalu dan akan diumumkan sore ini di sekolah masing-masing. Mereka yang tidak lulus harus mengikuti ujian ulangan mulai 10 sampai 14 Mei bulan depan.

Kadis Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Bireuen, Asnawi, yang sedang di Banda Aceh menginformasikan, angka kelulusan UN tahun ini hanya 85,77 persen (menurut data provinsi 82,18 persen-red), lebih rendah dibandingkan tahun lalu yang mencapai 98 persen. “Jumlah peserta UN di Bireuen 5.220 siswa dari 27 SMA/MA Negeri, delapan SMA/MA swasta, empat SMK Negeri dan dua SMK swasta,” katanya kepada Serambi, Minggu (25/4).

Dirincikan Asnawi jurusan IPA peserta UN mencapai 2.944 siswa yang tidak lulus tercatat 215 orang, kemudian peserta UN jurusan IPS sebanyak 2.246 orang yang harus mengikuti ujian ulangan berjumlah 528 orang, peserta UN dari SMK sebanyak 877 orang yang tidak lulus mencapai 338 orang. “Hanya jurusan bahasa yang lulus 100 persen jumlah pesertanya hanya 30 orang,” kata Asnawi.
Dalam kesempatan itu, Asnawi mengatakan, tidak ada sekolah yang lulus 100 untuk dua jurusan, kecuali jurusan IPA di SMA 2 Peusangan peserta dari juruan IPA 159 orang lulus 100 persen. “Angka kelulusan paling rendah adalah SMA Pandrah dan SMA Peusangan Selatan, data lengkapnnya besok lebih jelas,” pungkas Asnawi. | serambinews
Continue Reading | comments

Tayangan Film Horor Bagi Anak

Thursday, February 2, 2012

Film horor saat ini sudah kian popular dan mempunyai banyak penonton yang tidak sedikit. Ironisnya dari banyak penonton yang ada, termasuk didalamnya adalah kalangan anak-anak. Meski Film horor diperuntukkan bagi kalanagan dewasa, tapi dalam perjalannya anak-anak juga menjadi penggemar yang setia.
Ketika menonton Film horor pasti perasaan takut dan hesteris akan muncul. Film ini seakan dibuat untuk menakut-nakuti dan menegangkan mental penonton. Teriankan hesteris seakan menjadi penanda Film horor telah sukses dan pada saat itulah penonton merasa puas. Itulah mungkin bagi penonton orang dewasa ihwal keasyikan dan keindahan menonton Film horor. Tapi bagi anak-anak Film ini akan membawa corak yang berbeda.

Tayangan Film horor bagi anak-anak jelas-jelas mempunyai pengaruh yang tidak melulu positif. Adegan tayangan yang penuh dengan aroma pembunuhan, hantu-hantu yang mesterius, mistis, dan tekanan-tekanan mental lainnnya akan ikut mempengaruhi dan membentuk karakteriskstik serta kepribadian anak-anak.

Masa anak-anak adalah masa dimana kondisi kejiwaannya masih cendrung imitative. Setiap sesuatu yang baru, tanpa banyak pertimbangan apakah itu baik atau buruk, akan selalau ingin ditiru. Apa yang dilihat yang dirasakan dari lingkungan sekitar akan turut membentuk pola perkembangan anak. Meski anak-anak dilahirkan dalam keadaan fitroh tapi lingkunganya kurang baik, maka potensi kefitrahanya akan tercoreng.

Film horor yang mempunyai banyak muatan mesterius akan banyak mempengaruhi kepribadian anak. Anak-anak yang selalu dihadapkan dengan suatu hal yang mesterius akan membentuk karakter kepribadian yang penakut, minder dan tidak percaya diri. Dalam Film horor pasti ada sesuatu yang mesterius, baik itu dengan hantu dan aroma pembunuhan. Adegan itu akan membuat seseorang, apalagi anak-anak, merasa ketakutan.

Kesehariannya pasca menonton Film horor anak-anak biasanya akan selalau dilanda dengan kecemasan dan ketakutan. Ini buah dari tayangan Film horor. Mungkin orang dewasa tidak akan mengalami hal ini meingiat mereka sudah bias membedaan ana yang obyektif yang sesungguhnya dan mana yang fiktif. Tapi anak-anak yang biasanya hanya bisa cepat meniru apa-apa yang dilihat, dirasakan dan dimasukan dalam keprinadiannya.

Dalam Film horor juga penuh dengan adegan-adegan mistis. Adegan mistis sebeanrnya akan mengajari anak-anak untuk tidak berfikir rasional dan hanya percaya pada klenik. Anak-anak tidak bisa membedakan mana kehidupan yang nyata dan mana kehidupan yang fiktif. Ketika Film horor itu telah membentuk pengetahuan dan terinternalisasi dalam diri anak, maka anak-anak akan terbentuk pola hidup dan karakter yang mistis.

Selalu kita jumpai alur Film horor tidak akan pernah lepas dari balas dendam dari seorang hantu yang sebelumnya telah dibunuh atau bahkan kadang diperkosa. Sang hantu biasanya akan menakut-nakuti dan meneror seseorang yang dianggap musuhnya. Adegan ini menyimpan dua makna, balas dendam dan adegan kekerasan yang sama-sama membawa efek negative bagi anak-anak.

Adegan balas dendan dalam Film itu akan mempengaruhi mental anak-anak dalam setiap menghadapi persoalan dan masalah. Balas dendam adalah sifat yang menyimpan kebencian dengan motif tertentu. Kebencian itu tidak akan pernah lepas dan hilang kecuali sudah membalas terhadap lawanya. Adegan-adegan inilah yang juga akan menjadi sumber dari segala kekerasan. Maka fenomena kekerasan yang banyak terjadi pada anak-anak saya kira juga tidak akan pernah lepas dari tayangan-tayangan televisi yang berbau kekerasan, termasuk juga dalam Film horor.

Untuk mengatasi semua permasalahan efek negative dari Film horor tidak akan pernas lepas dari peran serta orangtua sebagai pendidik, pendamping dan pengasuh yang paling utama. Orangtua dalam hal ini mempunyai peranan yang paling sentral dalam mengadakan tindakan preventif tentang bahaya laten dari televisi.

Orangtua yang bijaksana akan selalu memilih dan memilah mana tayanagan yang layak untuk anak-anak dan mana yang kurang layak. Film horor yang membawa banyak efek negate selayaknya orangtua dapat memberi pemahaman terhadap anak untuk melihat Film yang lebih pantas dengan ajakan dan rtme bahasa yang tidak birokratis.

Di samping itu juga sangat dituntut bagi orangtua untuk selalau mendampingi anak-anak ketika sedang menonton. Kadang tidak sedikit dari anak-anak yang selalu bertanya ihwal persoalan adegan dalam tayangan, maka kalau orangtua tidak ada anak akan menyerap apa adanya.

Tapi kalau orangtua mendampingi, maka bisa menerangkan terhadap anak-anak secara lebih realistis dan obyektif apa-apa yang telah ditanyakan anak. Berilah pemahaman secara lebih realistis terhadap anak apabila mereka bertanya tentang sersuatu hal yang mesterius atau bahkan mistis.

Orangtua juga dituntu untuk memberikan waktu-waktu terentu bagi anak dalam menilaht tontonan televisi. Tentunya ini membutuhkan pengetahuan orangtua tentang jadwal-jadwal tayangan yang bagus bagi anak-anak. Begitu pentingnya orangtua memberi jadwal nonton televise sehingga anak-anak tidak gampang menonton tayangan yang kurang edukatif.

Bagi anak-anak yang sudah terlanjur menonton tayangan Film horor membutuhkan penerangan lebih lanjut dari orangtua. Kalau ada anak-anak yang sudah hobi dan bahkan kecanduan menonton Film horror, maka orangtua selayaknya mampu memberian keterangan pada anak-anak dengan bahasa ke ibuan. Orangtua mengajak anak dengan menjaga ritme emosi dan rasa benci anak-anak terhadap orangtua.

Anak-anak yang biasa nonton Film horor pasti akan bertanya dalam kehidupannya ihwal sesuatu yang mistis dan mesterius seperti yang ada dalam tayangannya. Orangtua selayaknya memberi keterangan ihwal semua itu dengan rasional dan realistis. Orangtua harus memberi kejelasan ihwal Film itu hanyalah fiktif dan berilah keterangan-keterang secara lebih rasional.
Continue Reading | comments
 
Copyright © 2011. Ulumuddin's Site . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Modify by Creating Website. Inpire by Darkmatter Rockettheme Proudly powered by Blogger